Aksara Batak, Warisan Literasi Kuno yang Terus Dilestarikan

Aksara Batak, Warisan Literasi Kuno yang Terus Dilestarikan

MEDAN, LELEMUKU.COM – Aksara Batak merupakan salah satu warisan literasi kuno yang dimiliki oleh Suku Batak di Sumatera Utara. Aksara ini telah digunakan sejak berabad-abad silam untuk menulis berbagai naskah, mulai dari cerita rakyat, mantra, hingga catatan sejarah.

Aksara Batak memiliki beberapa varian sesuai dengan sub-suku Batak, seperti Aksara Toba, Karo, Mandailing, Simalungun, dan Pakpak. Setiap varian memiliki ciri khas tersendiri namun tetap memiliki kemiripan satu dengan yang lain. Aksara ini ditulis pada media bambu, kulit kayu, tulang, dan daun lontar.

Saat ini, Aksara Batak mulai ditinggalkan seiring dengan masuknya aksara Latin. Namun, berbagai upaya pelestarian terus dilakukan oleh pemerintah, akademisi, dan komunitas budaya. Aksara Batak diajarkan di sekolah-sekolah sebagai muatan lokal, dan berbagai naskah kuno terus didigitalkan untuk menjaga kelestariannya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendukung pelestarian Aksara Batak melalui berbagai program. Diharapkan generasi muda tetap mengenal dan melestarikan warisan literasi ini sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya